Sabtu, 29 September 2012

Guruku, Gurumu, Guru Kita.

TGH. L. Ibrohim M. Thoyyib

Guruku... Gurumu... Guru Kita....
Innalillahi wa inna ilaihi Roji'un...
Selamat jalan...
Sesungguhnya Allah lebih merindukan engkau untuk berada disisi-Nya
Cukup sudah... Paripurna sudah tugasmu wahai habibullah...

Tongkat estafet perjuanganmu pasti kami lanjutkan..!!!

(admin)

2 komentar:

  1. RINTIHAN HATI
    Di Pagi Yang Cerah Ini,,,,,,,,,,,
    Tidak Ada Kata-Kata Yang Bisa Ku Rangkai Melainkan Kata
    Rintihan Hati Yang Selau Bersedih Dan Menangisi Keadaan,,,,,,
    Tersentak Aku Seketika Dan Tidak Menyadari Bahwa Ternyata Aku
    Telah Kehilangan Sosok Orang Aku Cintai Dan Aku Banggakan Kini
    Tlah Pergi Meninggalkan Alam Semesta Ini,,,!!!
    Padahal Dia Adalah Orang Yang Sangat Penting Dan Berharga
    Dalam Kehidupan Semua Orang Yang Ada Di Bumi Ini,,,!!!
    Aku Tidak Menyangka Ini Semua Bisa Terjadi,,,.!!!
    Tapi Ini Semua Sudah Takdir Allah Yang Maha Tau,,,!!!
    Di Balik Cobaan Ini Pasti Ada Kesenangan Yang Menyusul
    Karena Setiap Orang Yang Ingin Bahagia Harus Mengalami Pahitnya Cobaan,,,!!!!
    Ayah Mengapa Engkau Meninggalkan Kami Semua,,,
    Kami Membutuhkan Bimbinganmu….Kami Cinta Dan Sayang
    Kepadamu….Mengapa Secepat Ini Engkau Meninggalkan Dunia Yang Fana Ini….???
    Ketahilah…!!!! Semua Penghuni Langit Dan Bumi Ikut Berduka Cita Atas Krepergianmu,,,!!!
    Ketahuilah…!!! Walaupun Sekarang Kita Sudah Hidup Di Alam Yang Berbeda….
    Namun Engkau Akan Tetap Hidup Dan Abadi DalamKehidupan Kami ,,,!!!!
    Ya AllaH,,,,,,,,Ampunilah Dosa-Dosanya, Terimalah Amal Ibadahnya Dan Jadikanlah
    Kuburnya Bagian Dari Taman-Taman Syurga…!!! Amin…Amin…Amin… Yaa Rabbal’alamin
    Selamat Jalan Wahai Ayah Yang Kami Cintai Dan Sayangi
    I Love You ”Dad”

    BalasHapus
  2. INGATANKU TENTANG_NYA

    Senyum indah menghiasi wajahnya
    Ketikaku tatap wajahnya hilang dahagaku yang haus akan ilmu
    Dia mengisi dengan kesabaranya
    Tak pernah ku lihat ia
    Mengerutkan wajahnya
    Karena memang disengaja
    Kecuali bila aku salah
    Dia membuatku percaya
    Betapa kucinta dia layaknya cintaku pada ibu dan ayahku
    Dia Bguruku....
    Tak pernah terpikir olehku
    Untuk menyakiti hatinya
    Apalagi kecewa atau marah padaku
    Layaknya guru lain yang gila akan kehormatan
    Kehormatan yang mereka selalu agungkan
    Tanpa berpikir apa salahku
    Guruku itu memeng beda
    Tetap dia yang ku sayang
    Walau ada banyak guru dalam hidupku
    Dia yang aku harap selalu ada
    Dia yang mengajari sesuatu
    Inspirasiku tak luput dari peranginya
    Sabar Dan bertanggung jawab
    Dia tak hanya mengajar dikelas
    Diluarpun dia lakukan
    Dia mengajarku betapa penting mencintai sesuatu
    Sesuatu yang akan membuka jalan terang dalam hidupku
    Serius dan konsentrasi pada apa yang telah dipilih
    Bertanggung jawab pada pilihan
    Itulah ajarannya pada ku
    Ajaran seorang guru yang paling aku sayang
    Dia yang membekali aku ilmu dengan tulus dan sabar
    Senyummu memberikan semangat untuk kami
    Untuk menyonsong masa depang yang lebih baik
    Setitik peluhmu menandakan sebuah perjuangan
    Yang sangat besar untuk murid-muridnya
    Perjuanganmu sangat berarti bagi kami
    Tanpamu kami takkan tahu dunia ini
    Akan ku selalu panjatkan do'a untukmu
    Engkau membimbing kami setiap hari,setiap waktu dan setiap saat
    Hatimu sungguh mulia
    Engkau adalah orang tuaku
    Yang kedua dalam hidupku
    Setiap hari engkau curahkan ilmu untuk bekal kami nanti
    Karena engkaulah kami menjadi pintar
    Engkau kusebut pahlawan tanpa tanda jasa
    Andai kata matahari tiada dunia akan beku dan bisu
    Pelangi tiadakan pernah terpancar
    Kihidupan tiada akan pernah terlaksana
    Disaat titik kegalauan menghampiriku
    Terlihat setitik cahaya yang kami Cari
    Yang nampak dari sudut-sudut bibirmu
    Dan gerak-gerik tubuhmu
    Engkau sinari jalan-jalan kami yang buntu
    Yang hapir menjerumuskan masa depan kami
    Engkau terangi kami dengan lentera ilmumu
    Yang tiada akan pernah sirna diterpa angin usia
    Jasa-jasamu akan kami simat
    Abadi sepanjang hidup kami
    Dan semoga engkau tenang di alam sana
    By : Irawan Al-ansori

    BalasHapus